Newsletter

Menu

Kanker dalam Alkitab

Postingan kedua under-label "Blogger Ngaku Kristen"

Yang pertama di SINI


Kanker dalam Alkitab

Intro :

Jika teman-teman gereja saya hobi berbagi ayat Alkitab, maka saya lebih senang menyelidikinya. Membedah, mempertanyakan, bahkan mendebatnya kalau perlu … Entahlah. Rasanya itu jauh lebih seru dan menantang ketimbang hanya meng-copy satu dua ayat lalu meneruskan ke semua kontak saudara seiman yang ada di HP.

Alkitab bagi saya bukan cuma kitab suci, yang isinya cuma perkara rohaniah dan khotbah sana sini. Nggak. Sungguh, Alkitab nggak se-membosankan itu.

Dia lebih seperti sebuah rak dengan 66 buah buku lintas genre. Mulai sastra, biografi, petualangan, sejarah,kumpulan quote inspiratif, hingga “ramalan masa depan” ada semua. Beberapa di antaranya bahkan seperti buku misteri, puzzle atau mungkin juga kumpulan Teka Teki Silang yang menunggu dipecahkan pembacanya.

Dan postingan kali ini, cuma mencatat proses ketika saya berhasil memecahkan sebuah “misteri” kecil dalam Alkitab. Anggap saja pengingat, mana tahu saya pikun berapa tahun lagi 😂


***

Berawal dari celetukan seorang teman di WA yang bilang “Gue baru tahu, dari jaman Alkitab ternyata sudah ada penyakit kanker.”

Ya, saya tahu meski tidak pernah benar-benar memikirkannya sebelum ini. Tapi kalimat teman saya itu membuat otak saya gatal. Saya gelisah, ingin tahu apakah kanker yang disebut itu benar-benar kanker sebagaimana yang kita kenal di masa kini? Atau keterbatasan terjemahan saja? Mengingat Alkitab sudah ditulis sejak kurun waktu ribuan tahun lalu. Benarkah penyakit kanker sudah setua itu?

Seperti biasa, Mbah google menjadi rujukan awal saya dengan keyword “kanker dalam Alkitab”. Sayangnya, artikel-artikel yang ada nggak bikin saya puas. Malah ada satu artikel yang jadi rujukan utama mesin pencarian yang bilang Alkitab nggak mencatat soal penyakit ini sama sekali.

Padahal, Alkitab menyebut kata kanker satu kali kok, tepatnya di 2 Timotius 2:17 . Bunyinya begini :

Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus dan Filetus

Pencarian saya berlanjut dengan sejarah penyakit kanker, lalu menemukan sebuah tulisan dari cancer dot org yang kemudian dikutip Yulaika Ramadhani untuk tulisannya di website Tirto.

“ … Beribu-ribu tahun penyakit ini tidak memiliki nama. Hingga Hippocrates yang merupakan seorang dokter Yunani kuno (460-370 SM) menggunakan istilah karsinoid dan karsinoma untuk menggambarkan penyakit tersebut.
Dalam bahasa Yunani, kata-kata itu merujuk pada kepiting. Yang pada akhirnya diterjemahkan dalam bahasa latin menjadi cancer yang hingga kini digunakan untuk menamai penyakit tua tersebut.”

Nah, Hippocrates yang hidup tahun 460-370 SM pake kata Karsinoid. Sementara di Alkitab bahasa aslinya ---Yunani--- (yang saya lihat pake aplikasi My Sword Bible), kata kanker di 2 Timotius itu bentuk aslinya adalah kata γάγγραινα (gaggraina).

Gaggraina - Mysword Bible


Definisi Thayer tentang Gaggraina di aplikasi tersebut saya terjemahkan jadi :

“Sebuah penyakit yang menyebabkan bagian tubuh mana pun menderita peradangan dan membuatnya rusak. Kecuali jika obatnya diterapkan secara teratur, sel-selnya bisa menyebar dan menyerang bagian lain, dan akhirnya memakan tulang.”

Gaggraina sendiri berasal dari kata
γραίνω (graino) atau to gnaw (eng) yang artinya menggerogoti.

Surat 2 Timotius ditulis Paulus pada sekira tahun 65 Masehi. Artinya, meski pada zaman itu jelas sudah ada penyakit kanker seperti yang kita kenal pada masa kini sesuai deskripsinya, kata yang digunakan masih belum “kanker”.

Bahkan, Alkitab versi Indonesia Terjemahan Lama (ITL) pun belum pakai kata “kanker” juga lho. Penerjemah pakainya  kata “pekung” yang menurut KBBI artinya (n) penyakit kulit yang berbau busuk (akibat sakit sifilis atau kanker).

perbandingan terjemahan baru, lama, dan KJV


Alkitab Inggris versi King James Version (KJV) rupanya yang sudah pake kata “kanker”. KJV sendiri diterbitkan pertama kali pada tahun 1611. Artunya, di masa ini istilah kanker sudah mulai dikenal.

Sampai saya selesai menulis artikel ini, saya masih belum ketemu kapan tepatnya istilah kanker (cancer) pertama kali digunakan. Kalau ada yang tahu, tolong tulis di komentar ya?

***

Meski masih menyisakan satu puzzle tertinggal, setidaknya pencarian panjang ini sudah membuat saya tidak segelisah tadi. Mengingat saya kuliahnya juga ambil konsentrasi Translation, saya sangat memahami betapa sulitnya seni menerjemahkan itu.

Yang jelas, kata kanker seperti yang tertulis di 2 Timotius itu memang benar adalah penyakit kanker seperti yang sudah kita kenal di zaman modern ini. (Wow, jadi kanker benar-benar bukan penyakit newbie ternyata).

Lagipula, konteks ayat itu juga tidak membahas penyakit kankernya secara khusus kok. Itu cuma penegas nasehat Om Paulus di ayat sebelumnya. Dan baiknya memang dibaca langsung serangkai kaya gini :

2 Timotius 2:15-19


Om Paulus intinya nasehatin Dek Timotius (dan kita semua) untuk hati-hati sama omongan. Jangan kaya Himeneus dan Filetus yang hobi nyebar hoax pada zamannya sampai bikin iman orang lain rusak.


Begitchuuu.....


***

Nah, sekian dulu tulisan dari Mommy Ossas kali ini. Semoga bisa jadi berkat buat kita semua. Amin.

Salam ....

Tepian Musi, Mei 2019
Ditulis di sela kesuntukkan nggarap skripsi.
Dan Mommy Ossas berterima kasih pada Kak Samuel Dwi Martono, teman masa kecil yang sekarang udah jadi Pak Pendeta ✌️
Tanpanya tulisan ini masih mengendap di draft.



No comments:

Post a Comment

Author

authorHalo, Saya Ara Niagara dari Palembang, Penyayang kucing super random dan ADHD person.
Learn More →



Labels