Menu
Tampilkan postingan dengan label kucingdomestik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kucingdomestik. Tampilkan semua postingan


Mata saya cuma dua seperti manusia pada umumnya, namun punya banyak cerita. Mulai dari mata memerah karena gejala mata kering, hingga nyaris buta karena preeclampsia pasca-melahirkan bayi kembar pada Maret 2023 lalu. Semuanya akan saya rangkum dalam tulisan di penghujung tahun berikut ini :

Mata Kering di Hari Raya Hingga Nyaris Buta Karena Preeklamsia (kucingdomestik.com)

Beberapa hari lalu, saya dan keluarga kecil saya baru merayakan hari Raya Natal. Ini tahun pertama saya merayakan natal dengan kedua putri kembar kami, Aya dan Sae, setelah tahun sebelumnya mereka masih berada dalam kandungan.

Tradisi merayakan Natal di Bandung agak berbeda dengan kota saya sebelumnya, Palembang. Di Bandung tidak ada tradisi sanjo (tradisi saling berkunjung antar teman dan kerabat untuk bersilaturahmi di hari raya) sehingga rumah kami cenderung sepi. Meski demikian, tetap ada beberapa kerabat kami yang mampir berkunjung sekalian menengok si kembar.

Hari itu, 25 Desember, kami sekeluarga memulai hari dengan ibadah pagi di gereja. Gedung gereja kami baru difungsikan kembali setelah renovasi. Bangunannya belum sempurna, namun AC-nya terpantau sudah terpasang sangat dingin (setelah di waktu sebelumnya kami harus puas dengan kipas angin).

Saat pulang ke rumah, saya kembali terpapar AC yang dingin di dalam taxi online yang kami tumpangi. Tidak heran sih, sebab meskipun sudah masuk musim penghujan, cuaca Bandung sangat panas hari itu.

Alhasil, mata saya pun kena imbasnya. Mendadak merah dan terasa sangat perih dan sepat. Sangat tidak nyaman. Namun saya menahan diri untuk tidak menguceknya karena tahu hal itu cuma akan memperburuk keadaan. Kondisi ini sungguh bikin drama karena di saat bersamaan saya tetap tidak boleh mengalihkan pandangan dari kedua bayi saya yang lagi aktif-aktifnya merangkak ke sana kemari. Bagaimana mau mengawasi kalau pandangan jadi benar-benar terganggu seperti ada pasir kasar yang menempel di mata.

Mata merah dan sepat karena kering

Apa yang terjadi pada mata saya adalah gejala mata kering. Biasa terjadi karena faktor udara atau paparan AC dan gadget yang berlebihan. Kondisi ini disebabkan oleh mata yang tidak cukup mendapat pelumasan dari air mata.

Normalnya, permukaan mata kita akan dialiri air mata secara berkala setiap kali berkedip. Namun pada kondisi mata kering dimana produksi air mata terganggu, permukaan mata jadi tidak terlumasi dengan baik. Inilah yang disebut sindrom mata kering atau bahasa kerennya : Keratoconjunctivitis sicca.

Apakah pelumasan air mata sepenting itu?

Ya! Air mata bukanlah air biasa karena punya komposisi air, garam, minyak, lendir, dan protein. Fungsinya untuk melumasi mata dan menjaga permukaan mata tetap halus. Air mata juga mampu melindungi mata dari benda asing dan kuman penyebab infeksi.

Fungsi air mata

Maka dari itulah, kondisi mata kering harus segera diatasi. Sebab jika dibiarkan saja bisa berakibat fatal bagi penglihatan. Pertolongan pertama saya pada kondisi mata kering adalah dengan meneteskan eye drop untuk membantu pelumasan mata. Dalam hal ini, saya selalu sedia #InstoDryEyes di kotak obat mengingat saya sehari-hari juga susah lepas dari gadget sehingga cukup rentan terkena mata kering. Baik karena faktor pekerjaan (sebagai content writer) atau hanya sekadar hobi (nonton dan membaca e-book) yang bikin mata pegel, mata sepet, dan mata kering.

Insto Dry Eyes Sebagai Solusi Mata Kering

Insto Dry Eyes, Solusi untuk Mata Kering

Bukan tanpa alasan mengapa saya memilih Insto Dry Eyes sebagai #SolusiMataKering. Si Mungil Biru ini punya kandungan bahan aktif yang bekerja dengan memberi efek pelumas seperti air mata, yakni hydroxypropyl methylcellulose 3,0 mg dan benzalkonium chloride chloride 0,1 mg. Kedua bahan aktif ini bermanfaat untuk meringankan rasa tidak nyaman akibat kurangnya air mata.

Sepengalaman saya, setelah meneteskan 1-2 tetes Insto Eye Drop di mata yang kering, efeknya langsung terasa. Tidak sampai hitungan jam, mata saya tidak lagi kemerahan dan kembali nyaman.

Selain itu, Insto Dry Eyes ini hadir dalam kemasan mungil nan praktis yang bisa dibawa kemana pun, bahkan bisa masuk dalam tas kecil sekalipun. Dikemas dalam botol 7,5 ml, harga Insto Dry Eyes juga sangat terjangkau : Rp 18 ribuan saja!
Insto Dry Eyes, Si Biru Mungil Kesayangan

Saya merasa cocok dengan Insto Dry Eyes karena selain terbukti jadi solusi mata kering, yang terpenting adalah aman ketika digunakan. Tidak menimbulkan reaksi alergi atau efek samping berlebihan. Ga rugi deh selalu sedia Insto Dry Eyes untuk digunakan kapan pun di manapun saat dibutuhkan.

Nyaris Buta Permanen Karena Preeklamsia

Saat ini saya cukup protektif dengan kesehatan mata. Jangankan mata kering, kelilipan debu sedikit saja saya sudah heboh sendiri biasanya. Saya juga mulai mengontrol durasi dalam penggunaan gadget agar tidak membuat mata saya lelah.

Saya rasa, semua orang akan bersikap seperti saya jika sudah tahu bagaimana rasanya kehilangan penglihatan. Ya, saya sudah pernah nyaris buta permanen karena preeklamsia.

Akhir Maret 2023 lalu, saya sempat berada di antara hidup dan mati pasca-melahirkan dua putri kembarku. Postpartum anemia dan preeklamsia. Buat yang belum tahu, preeklamsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan melonjaknya tekanan darah.

Tingginya tekanan darah saya pasca melahirkan (melebihi 180/120 mmhg) membuat pembuluh mata saya bengkak dan nyaris pecah. Kata dokter, terlambat sedikit saja mendapat pertolongan dan pembuluh mata terlanjur pecah, maka saya akan buta permanen.

Saya saat nyaris buta karena preeklamsia 

Saya yang seumur hidup berkutat dengan hipotensi (darah rendah) dan mendadak nyaris tewas karena hipertensi (darah tinggi) saat melahirkan, tentu saja sempat kebingungan dengan kondisi ini. Namun kemudian saya mendapat penjelasan, bahwa kehamilan dengan janin kembar memang meningkatkan potensi preeklamsia.

Saya bersyukur akhirnya bisa melewati masa kritis. Tidak sampai kehilangan nyawa atau pun buta permanen. Meski demikian, penglihatan saya sempat tidak berfungsi selama kira-kira satu minggu. Saya tidak bisa melihat apapun karena sangat blur. Bahkan ketika sudah pulang dari rumah sakit pun, saya belum bisa melihat wajah kedua bayi saya dengan jelas.

Perempuan dan Risiko Kesehatan Mata

Apa yang saya alami sebelumnya menyadarkan saya bahwa kaum perempuan rupanya punya faktor risiko lebih tinggi untuk kesehatan mata, termasuk dalam urusan mata kering. Selama ini sungguh nyaris tidak pernah terpikirkan oleh saya.

Mata kering 

Melansir alodokter, ada sejumlah kelompok orang dengan faktor-faktor yang lebih berisiko mengalami mata kering, yakni :

✓Berusia di atas 50 tahun
✓Berjenis kelamin wanita
✓Mengalami perubahan hormon, misalnya karena kehamilan, konsumsi pil KB, atau menopause
✓Menderita penyakit yang melemahkan daya tahan tubuh, seperti lupus atau rheumatoid arthritis
✓Mengalami kekurangan vitamin A
✓Menggunakan lensa kontak dalam waktu yang lama
✓Pernah menjalani operasi refraktif untuk memperbaiki penglihatan

Wah, berat juga ya jadi perempuan. Sebagai sesama kaum perempuan, saya jadi ingin mengingatkan agar kita lebih aware lagi dalam menjaga kesehatan mata kita.

Mungkin bisa dimulai dengan hal-hal sederhana seperti menjaga pola hidup dan rajin mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan mata. Selain itu, juga bisa dilakukan dengan membatasi penggunaan gadget. Kalau pun memang terpaksa harus terpapar gadget setiap harinya, minimal ambil time out secara berkala untuk mengistirahatkan mata.

Jangan sampai karena terlalu berambisi mengejar dunia, kita malah kehilangan jendelanya. Yuk, sayangi mata kita!

4

Honest review soal rangkaian produk Scarlett Bodycare ini sudah ditulis Si Emak Kucing Kampung tepat habis tahun baruan kemaren. Tapi baru sempat posting sekarang. Maklumin ya gaes 😙


Review Scarlett Body Care


Yuhuuuu, selamat tahun baru yang udah telat ....

Mommy Ossas alias si Emak Kucing Kampung ini kembali lagi ke realita setelah liburan akhir tahun sekaligus honeymoon. Kan masih terhitung manten baru ini ye kan, hehehe ...

Btw pas nikahan saya beberapa bulan lalu kan ada teman yang ngadoin rangkaian produk perawatan badan dari Scarlett. Dikasihnya yang varian romansa dan overall saya ngerasa suka dan cocok sama produk Scarlett ini (ya ampun makasih lho cyin yang udah kasih kado).

Nah, pas udah habis dipake dan pengen beli lagi karena nagih, di official store-nya ada banyak varian lain ternyata. Dan… entah karena lapar mata atau khilaf semata, akhirnya aku ngeborong Scarlett bodycare yang varian lain dong. Apa aja tuh?

Rangkaian Scarlett Body Care

1.Scarlett Body Scrub Coffee
2.Scarlett Brightening Shower Scrub Jolly
3.Scarlett Fragrance Body Lotion Jolly

Nah, hasil khilafan Scarlett saya tersebut dan hasil akhir pemakaiannya selama 2 Minggu bakal saya ulas lengkap di postingan kucingdomestik.com kali ini.



Scarlett Body Scrub Coffee, Rileks Bersama Aroma Kopi yang Memikat

Saya bukan pecinta kopi sebetulnya (lambung tidak kuat untuk konsumsi), tapi suka aromanya. Setelah menikah, jadi makin suka dengan aroma kopi karena rajin bikinin untuk suami yang kopiholic.

So, pas tahu Scarlett punya varian Coffee untuk Body Scrub, saya jadi ga tahan pengen coba. Sebelum beli, saya ngebayangin kalau dipake nantinya bakal kaya luluran sama kopi.

Pas paketnya sampai jelang tahun baru kemaren, langsung berbunga dong. Packaging produk-produk Scarlett emang ga pernah ngecewain. Meski standar kaya body scrub pada umumnya, tapi terdapat lapisan pengaman plastik yang bikin scrub nggak belepotan. Ini nilai plus sih buat saya. Belum lagi desain warna dominan cokelat yang ngademin mata banget ini. Suka. Elegan aja gitu lihatnya.

Scarlett Body Scrub Coffee

Berikutnya adalah aroma dan teksturnya. Dari awal udah suka banget sama aroma kopi yang menguar begitu kemasan Scarlett Body Scrub ini dibuka. Sama sekali bukan tipe aroma yang menyengat sampai bikin pusing itu, tapi aroma yang sopan banget masuk hidung dan auto kasih efek relaksasi ke tubuh. Kalau kalian pernah mencium aroma kopi yang lagi digiling, nah mirip kaya gitu tuh cuma ada tambahan manis-manisnya.

Dan tekstur body scrub Scarlett ini juara banget sih karena buliran-buliran scrubnya lembut. Sama sekali nggak sakit saat diaplikasikan. Cara pakainya sama aja kaya body scrub pada umumnya, gunakan pada seluruh saat kering, tunggu 2-3 menit, lalu bilas hingga bersih. Mayan buat me time di kamar mandi setelah penat beraktivitas seharian.

Kesan yang langsung bisa dirasakan setelah penggunaan Scarlett Body Scrub Coffee ini adalah badan terasa segar dan kulit lebih halus. Memang ada klaim yang bilang mampu mencerahkan kulit karena produk ini mengandung Glutathione, Vitamin E, dan Collagen. Namun klaim ini belum tampak dalam satu dua kali pemakaian.

Bagaimana hasilnya setelah rutin pemakaian 2 Minggu dan dibarengi rangkaian produk Scarlett bodycare lainnya? Simak terus postingan ini sampai selesai ya …


Scarlett Brightening Shower Scrub Jolly, Bersih Maksimal dengan Aroma "Mahal"


Scarlett Shower Scrub varian Jolly ini menarik perhatian saya di OL Shop karena warna oren-nya eyecatching (eh, Oren kan ya ini? 🤣). Pas datang paketnya rapi banget karena dibungkus bubble wrap. Aman sentosa sampai Jogja, ga bocor atau rembes sama sekali meski isinya cairan. Mantap, Gan!

Well, sebetulnya saya nggak terlalu suka desain kemasan botol plastik beningnya karena terlalu "biasa" atau malah terkesan murahan. Yah, tapi kata orang kan jangan lihat buku dari sampulnya ya? Yang penting gimana isi di dalamnya.


Scarlett Shower Scrub Jolly

Pas paket ini sampai, saya lagi siap-siap liburan ke luar kota. Kemasan  Scarlett Shower Scrub ini sebetulnya aman dan mudah dibawa kemana-mana, tapi ukuran kemasan 300 ml ini buat saya masih agak kegedean untuk Travelling. So, saya akalin dipindah dulu isinya ke beberapa botol yang lebih kecil. Next berharap banget Scarlett mau ngeluarin yang travel size yang bakal berguna banget buat couple blogger traveler kaya saya dan suami ini.

Karena kemasannya bening, dari luar udah terlihat kalau Scarlett Shower Scrub Jolly ini berupa cairan kental dengan buliran scrub di dalamnya. Tutup flip top yang rapat juga memudahkan saat menuang produk, minimalisir tumpah di kamar mandi yang cenderung licin.

Seperti sabun mandi pada umumnya, Scarlett Shower Scrub ini berfungsi untuk membersihkan tubuh dari kotoran. Buliran scrubnya bikin proses pembersihannya jadi lebih maksimal.

Tapi menurut saya, Scarlett Shower Scrub Jolly ini lebih dari sekadar sabun mandi karena aromanya yang nggak biasa, gengs. Gimana ya menjelaskannya? Wanginya itu super kaya karena perpaduan Coffee, Jasmine, Cedar Wood, dan Vanilla. Ini cocok banget buat kalian yang suka tipe aroma unisex kaya saya, feminin dan maskulin sekaligus.

Setelah pemakaian, memang badan terasa bersih dan segar. Namun entah kenapa Scarlett Shower Scrub ini agak susah dibilas menurut saya. Masih terasa agak licin meski sudah disiram air berkali-kali. Well, ini ga masalah untuk yang emang suka mandi berlama-lama atau suka me time di kamar mandi, tapi kalo lagi buru-buru jadi kurang praktis.

Tapi karena aroma "mahal"nya tahan lama dan klaimnya yang mampu membersihkan tubuh dengan maksimal juga terbukti, kekurangan Scarlett Shower Scrub Jolly ini dimaafkan deh. Masih akan tetep pake akunya.

Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Jolly, Formula Cetar Sempurnakan Misi Glow Up

Perawatan tubuh ga akan sempurna tanpa body lotion. Body lotion keluaran Scarlett ini bikin kepo mau nyoba karena dominasi warna peach di kemasannya menarik banget. Terus desain botolnya ada aplikator pump yang dilengkapi lock-unlock pada bagian tutup sehingga aman ga gampang tumpah. Tinggal pencet-pencet aja.

Scarlett Body Lotion Jolly

Cuma sama kaya shower scrubnya, ukuran kemasan 300 ml ini masih kegedean kalo dibawa traveling. Ya emang cocoknya buat me time di rumah sih, tapi saya berharap banget Scarlett bisa sediakan kemasan khusus yang travel size.

Pas saya coba pertama kali setelah mandi, aroma manis parfume khas yang lembut banget langsung tercium. Seperti wangi YSL Black Opium Eau de Parfume. Yang mencengangkan, aroma body lotion ini rupanya bertahan cukup lama sampai kaya'nya ga perlu pakai wewangian apapun lagi. Waahh 😍😍



Kalo tekstur, nothing special sih. Kaya body lotion pada umumnya. Tapi Scarlett Body Lotion Jolly ini tipe yang mudah meresap ke kulit dan nggak meninggalkan bekas lengket sama sekali.

Saya punya masalah kulit kering, terlebih saya tipe cewek aktif yang suka beraktivitas di luar ruangan. Tapi sejak rutin pakai Scarlett Body Lotion ini, nyaris ga berasa kering lagi karena lotion ini bikin kulit lembap.

Body Lotion Scarlett varian Jolly ini menggunakan Glutathione dan Vitamin E sebagai bahan pencerah kulit. Apakah benar-benar bisa mencerahkan?

Dalam satu dua kali pemakaian, efek yang langsung berasa adalah lembap dan segar. Kalau derajat kecerahan sepertinya belum terlihat. Tapi tidak ada jalan instan untuk hasil maksimal, butuh waktu dan konsistensi.

Jadi, saya terus memakai rangkaian produk perawatan tubuh Scarlett ini sampai setidaknya 2 Minggu untuk melihat hasilnya.

Hasil Pemakaian Setelah 2 Minggu

Kulit saya sempat gosong dan belang-belang karena sering main di pantai saat liburan. Namun setelah rutin memakai rangkaian body care Scarlett ini, bisa lihat sendiri perbandingannya di foto.





Kulit saya memang tidak serta merta cetar kek Mbak Felicya Angelita, karena tone dasarnya emang cenderung gelap dari sononya. Tapi jejak gosong dan belang terutama di tangan dan kaki sudah pudar dan nyaris tak bersisa. Di bagian kulit lain yang tidak kena sunburn juga semakin cerah. Kulit pun makin terasa halus, lembap, dan ga bersisik lagi.

Suami juga bilang saya makin segeran. Wah, lampu ijo nih sepertinya dari Bebeb 😍 Mana harganya terjangkau ye kan, cuma Rp 75 ribu per itemnya.


Apakah saya masih akan terus pake produk Scarlett setelah ini? Iyes banget! Karena di saya setidaknya terbukti cocok dan aman karena ga bikin iritasi atau masalah kulit lainnya.

Semua produk Scarlett juga sudah teregistrasi BPOM. Dan yang terpenting, nggak dilakukan uji coba ke binatang. Ini penting penting banget buat animal lovers kaya saya.

Buat yang pengen nyobain, sekarang lagi ada harga paket hemat yg 5 item tuh. Harganya Rp 300.000 sajo (udah dapet box exclusive+free gift). Barusan cek di IG-nya @scarlett_whitening , klik aja link di-bionya gaes ( https://linktr.ee/scarlett_whitening) . Udah lengkap semua infonya di sana.


Sekian dulu postingan Si Emak Kucing Kampung hari ini. Salam dari Jogja, yang selalu istimewa seperti kalian yang udah mau baca dan setia ninggalin jejak di kolom komentar.

0


Scarlett Brightly Essence Toner


Saya suka boba, terutama kalo ada embel-embel brown sugar-nya. Tapi ya tahunya boba itu ya diminum, bukan dipake skincare-an. Lha ini Scarlett malah keluarin produk skincare baru berupa toner yang ada bobanya. Eh, beneran ini lho. Nggak percaya? Nama produknya Scarlett Brightly Essence Toner (CMIIW, ada varian acne series-nya juga kalo nggak salah khusus untuk kalian yang jerawatan). 


Di tulisan kali ini, saya akan review pemakaian Scarlett Brightly Essence Toner. Produk ini baru dikeluarkan Scarlett untuk melengkapi rangkaian produk Facecare Brightly series yang udah ada sebelumnya. 


Berawal dari khilaf harbolnas berapa minggu lalu, paket berisi Scarlett Brightly Essence Toner-nya sampai juga ke Jogja. Buat yang belum tahu, saya begitu menikah udah nggak tinggal di Palembang lagi, tapi ikut suami ke Jogja. 


Reaksi pertama pas buka? Langsung excited dong, karena ternyata beneran ada butiran-butiran boba yang berendam di dasar kemasannya. Jadi pengen segara minum, eh pake… soalnya langsung kebayang segarnya. 


Btw karena ini toner, pemakaiannya tentu dibarengkan dengan rangkaian produk face-care Scarlett lain yang udah rutin duluan saya pakai karena cocok. Macem facewash, day n night cream, juga serum. 


Wah, keren juga nih Scarlett, makin lengkap aja produk-produk perawatan kulitnya. Next tolong cleanser-nya sekalian ya Mbak Felycia Angelista😘


Bhaiquelah, ga usah kebanyakan intro, berikut review-nya gaes… 



Packaging Cantik dan Aman


Waktu pertama kali keluarin dari kotak, langsung jatuh cinta lho sama kemasan toner Scarlett ini. Seperti rangkaian brightly series lainnya, warnanya pink cantik yang manjain mata. Kemasannya didesain macem spray alias pake pump sehingga tidak mudah tumpah. Bahkan misal sekalipun lupa nutup. Tinggal pencet secukupnya, taro di kapas, aplikasikan deh. 



Tekstur Ringan dan Sensasi Segar


Sebenernya tekstur essence toner scarlett whitening nyaris sama saja dengan toner pada umunya. Wujudnya cair, ringan dan mudah sekali menyerap di kulit. Aromanya juga lembut dan sopan banget masuk ke hidung. 


Namun sensasi berbeda langsung berasa Bedanya saat toner di aplikasikan. Saya agak kaget sih waktu pertama kali pakai, karena terasa dingin di kulit dan ada sensasi nyelekit nyelekit yang agak perih gitu sehingga agak kurang nyaman. Kulit saya memang agak sensitif kalau baru ganti produk. 


Tapi setelah terbiasa pemakaian beberapa hari, makin lama makin nyaman dan segar. Saya justru malah jadi nagih dengan sensasi yang tadinya terasa nyelekit itu. Ibarat makanan atau minuman itu semacam ada kandungan mint-nya. Bedanya ini terasa di kulit, bukan di lidah. 


Segar. 




Kandungan Boba yang Kaya Manfaat




Jadi Scarlett Essence Toner ini bukan cuman toner biasa. Toner ini mengandung essence yang mengandung manfaat lebih banyak dari toner kebanyakan. Kalau toner pada umumnya punya fungsi menyeimbangkan pH kulit setelah cuci muka, essence bermanfaat memberikan kelembaban dan juga menutrisi kulit. Wah, double double dong manfaatnya. 


Seperti yang udah disinggung di atas, yang bikin saya tertarik beli pertama kali itu ya penampakan bobanya. Jadi, di Scarlett Essence Toner ini ada buliran buliran beads mirip boba gitu gaes. Tapi warnanya pink. 


Nah, rupanya itu boba bukan sembarang boba, tapi mengandung Niacinamide yang dapat mencerahkan kulit, menyamarkan noda hitam dan menyamarkan pori-pori besar.


Dicombo dengan kandungan lain dalam tonernya seperti Vitamin C, Glutathione, Witch Hazel Extract, Jeju Propolis Extract, Allantoin, Niacinamide dan Grape Water, Scarlett Brightly Essence Toner ini jadi punya manfaat lebih secara keseluruhan. Antara lain :


Mencerahkan kulit

Menghidrasi dan melembapkan kulit

Menenangkan kulit dan meredakan peradangan

Menyamarkan pori-pori

Meregenerasi sel-sel kulit

Membuat kulit lebih halus dan kenyal


Dengan sederet manfaat yang beragam itu, Scarlett Brightly Essence Toner ini cocok banget buat  yang memiliki keluhan kulit kusam atau mulai takut dengan penuaan karena umur makin nambah kaya saya. 



Efek Setelah Pemakaian Rutin Satu Minggu


Efek pemakaian skincare setiap orang beda-beda ya, tapi untuk saya, efek yang dirasakan setelah rutin memakai Scarlett Brightly Essence Toner ini cukup signifikan. 


Meski bisa diaplikasikan langsung ke wajah, saya lebih suka memakai media kapas terlebih dahulu. Dan pemakaiannya dibarengkan dengan rangkaian produk Scarlett facecare Brightly Series yang lain seperti Facial wash, serum, juga day/night cream. 


Hasilnya? Lebih maksimal. Jika sebelumnya saya agak bermasalah dengan area T-Zone karena tipe kulit saya cenderung kombinasi, setelah pemakaian essence toner ini jadi lebih oke. Rasa lembapnya lebih merata. 




Meski belum terlihat banget perbedaannya dalam satu dua kali pemakaian, setelah satu minggu terlihat sekali. Noda gelap tersamarkan, bintik milea mengempis, dan 

wajah jadi lebih cerah. 


Hmmm, boleh ini sepertinya dipakai terus. 



Kesimpulan





Terobosan baru Scarlett dengan meluncurkan produk essence toner ini bagus banget. Terlebih dengan harga Rp 75.000 untuk kemasan 100 ml, ini worth it banget karena hasilnya maksimal. 


Selain itu, produk Scarlett Whitening, termasuk essence toner ini mudah didapat, terlebih di marketplace. Ada official account-nya. 


Tapi yang terpenting buat saya, semua produk Scarlett ini sudah teruji aman karena terbukti bebas kandungan mercuri dan hydrocuinon. Sudah teregistrasi juga di BPOM. 


Nah, apa kalian pakai Scarlett juga? Atau Berminat nyobain? Tulis di kolom komentar ya… 

0

Baca juga

Cara Mengatasi Mata Kering Tanpa Ke Dokter A La Mommy Twins

Cara Mengatasi Mata Kering Tanpa Ke Dokter (kucingdomestik.com)  Belakangan saya sibuk cari cara mengatasi mata kering , kalau bisa ya yang ...